Rabu, 09 Januari 2019

Kesalahan Seputar Desain Web

BY siti aisyah IN

Nyatanya ada tulisan dari Jacob Nielsen, sang pakar Design Usability mengenai 10 kesalahan paling besar yang sewajibnya tak diperbuat dalam meperbuat tampilan web, yaitu

Kesalahan Seputar Desain Web

1. Mesin pencarian yang kurang baik
Mesin pencari biasanya dipakai bila pencarian melalui navigasi gagal. Idealnya, hasil dokumen yang menduduki peringkat-peringkat teratas yang didapatkan dari mesin pencari adalah dokumen yang paling relevan dengan user. Tetapi demikian, mesin-mesin pencari yang ada pada sekarang berbasis berapa tak sedikit literal pada dokumen yang tepat dengan kalimat query. Tak sedikitnya literal yang tepat pada sebuahdokumen, belum pasti relevan bagi user. Menurut pak Jacob, sebaiknya mesin pencari menampilkan info “best bets”, yaitu dokumen-dokumen yang paling tak jarang di ambil untuk query tertentu.

2. File PDF yang dipakai untuk membaca online
Adanya halaman berformat PDF yang dibaca dengan cara online bisa memperlambat flow dalam meperbuat aktifitas berselancar. Tidak hanya lambat untuk dibuka, terkadang meperbuat hal-hal sederhana pun semacam menyimpan serta menge-print dokumen menjadi susah. Faktor yang paling krusial, tak semua browser mendukung fasitilitas pembacaan PDF dengan cara online.

3. Tak merubah warna text link tanda bahwa link tersebut telah sempat dikunjungi
Mungkin faktor ini telah menjadi faktor yang lumrah, supaya user tak mengulangi pekerjaan membuka halaman yang sama

4. Text yang tak scannable
Text yang tak scannable susah serta ’sangat menyakitkan’ untuk dibaca. Adapun trik & trik untuk mendesain sebuahtulisan yang scannable yaitu :
* subheads
* bulleted lists
* highlighted keywords
* short paragraphs
* the inverted pyramid
* a simple writing style, and
* de-fluffed language devoid of marketese.

5. Ukuran font yang tak bisa beubah-ubah
Pada teknologi CSS, disediakan fasilitas untuk tak bisa merubah ukuran font. Umpama, tak mengaktifkan aksi Ctrl + Scroll untuk me-resize font. Nah, sebaiknya fasilitas itu jangan dipakai. Biarkan user leluasa dalam menentukan ukuran font sesuai yang diharapkan.

6. Judul halaman yang menyebabkan halaman tersebut susah ditemukan oleh mesin pencari (tidak visible)
Usahakan judul halaman adalah text yang unik serta relevan, yang lumayan mengfotokan isi dari situs.

7. Apapun yang tampak semacam iklan
Sebetulnya iklan dirancang dengan tujuan supaya mendapat perhatian seketika dari user (selective attention). Tetapi pada kenyataannya, tak sedikit user yang tak jarangkali mengacuhkan iklan. Alih-alih user membaca isi dari halaman tersebut, tak sedikit halaman yang tampak semacam iklan langsung ditutup. Dengan demikian, hindari tampilan yang tampak semacam iklan alias cobalah metode selective attention yang lain.

8. Melanggar konvensi tampilan
Konvensi/prinsip mutlak dalam membikin tampilan web yang hampir tak boleh dilanggar adalah konsistensi. Tampilan halaman web yang konsisten memudahkan user dalam mempelajarinya.

9. Membuka jendela browser baru
Terkadang user tak menyadari bahwa halaman web yang baru diklik tersebut telah terbuka. Tidak hanya itu, bertambah jendela browser baru terus ‘mengotori’ monitor user.

10. Tak menjawab pertanyaan user
Kegagalan mutlak dari tampilan sebuahweb adalah user tak sanggup memperoleh info dari web tersebut dimana info tersebut sewajibnya ada di sana.

Contohnya, pada web komersial, info yang mutlak bagi user adalah harga produk/jasa. Tak sedikit web komersial tak men-visible-kan info harga tersebut, jadi user cenderung mencari web lain yang lebih relevan. Contoh yang lain adalah pada aktifitas download. Tak sedikit software web yang menyediakan fasilitas download, wajib melalui beberapa ‘rintangan’ prosedur terlebih dahulu. Serta contoh2 lainnya.